PALOPO — Bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Palopo mulai menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Baharman Supri menjadi salah satu figur yang mencuat dengan klaim dukungan mayoritas dari pemilik suara di internal partai.
Selain Baharman, sejumlah nama lain turut disebut berpotensi meramaikan kontestasi, yakni Harisal A. Latief, Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome, dan Farid Kasim Judas (FKJ). Persaingan ini menjadi perhatian menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Rahmat Masri Bandaso (RMB) di Golkar Palopo.
Di tengah dinamika tersebut, konsolidasi pendukung Baharman Supri atau BS terpantau semakin intensif. Hal itu terlihat dalam agenda silaturahmi bulanan pengurus dan senior partai yang berlangsung di Warkop Sweetness, Palopo, Sabtu (17/10/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan menghadapi Musda sekaligus menyatukan barisan kader yang akan menghadiri pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Four Points Makassar pada 26 Oktober 2026.
Di kalangan pendukung Baharman, jargon “Habis RMB, Terbitlah BS” turut digaungkan sebagai simbol harapan terhadap pergantian kepemimpinan di tubuh Golkar Palopo.
Tujuh dari Sembilan Pincam Disebut Mendukung
Koordinator tim pendukung Baharman Supri, H. Samil Ilyas, didampingi Suparni Sampetan, mengklaim kandidat yang mereka usung telah mengantongi dukungan mayoritas.
Menurut Samil, tujuh dari sembilan pimpinan kecamatan (Pincam) Golkar Palopo telah mengusulkan nama Baharman Supri. Dukungan, kata dia, juga datang dari jajaran organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar.
“Dari sembilan Pincam, tujuh di antaranya telah mengusulkan nama Baharman Supri,” demikian klaim tim pendukung tersebut.
Samil menilai dukungan itu tidak terlepas dari rekam jejak Baharman sebagai kader yang tumbuh melalui proses kaderisasi partai dan organisasi.
Baharman diketahui pernah aktif dalam organisasi seperti IPMIL, HMI, dan KNPI Sulawesi Selatan. Ia juga memiliki pengalaman politik sebagai anggota DPRD Kota Palopo selama dua periode.
“BS merupakan figur yang memiliki ketenangan dalam menyelesaikan masalah, kepedulian tinggi pada kader akar rumput, serta kemandirian ekonomi yang matang namun tetap tampil bersahaja,” ujar Samil.
Sejumlah Nama Ikut Meramaikan Bursa
Munculnya nama Baharman Supri, Harisal A. Latief, Ome, dan FKJ menambah dinamika menjelang Musda Golkar Palopo. Setiap figur berpeluang membangun komunikasi dan menghimpun dukungan dari struktur partai.
Tim pendukung Baharman optimistis dukungan yang mereka klaim telah terkumpul dapat menjadi modal dalam kontestasi tersebut. Mereka berharap Baharman mampu membawa Golkar Palopo semakin solid dan memperkuat konsolidasi kader hingga tingkat akar rumput.
Meski demikian, peta dukungan masih dapat berubah menjelang Musda. Klaim dukungan tujuh Pincam tersebut juga masih bersumber dari tim Baharman dan belum dapat disamakan dengan keputusan resmi partai.
Penentuan ketua DPD II Golkar Palopo selanjutnya akan mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku di Partai Golkar. (*)





