PALOPO — Universitas Mega Buana (UMB) Palopo kembali merayakan Dies Natalisnya yang ke-17 pada tahun ini, yang jatuh pada tanggal 22 Juni 2026. Salah satu agenda utama dalam memeriahkan hari jadi tersebut, kegiatan Jalan Sehat UMB Palopo 2026 sukses digelar dan diikuti dengan penuh antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati rute kegiatan.
Kemeriahan jalan sehat yang dilaksanakan pada Minggu, 21 Juni 2026 ini bukan tanpa alasan. Acara tersebut bertabur hadiah undian bernilai besar, mulai dari Umroh Gratis, Sepeda Motor, iPhone 17 Pro Max, hingga puluhan hadiah elektronik lainnya seperti lemari es dan smart TV. Tidak hanya itu, Rektor UMB Palopo juga membagikan uang tunai langsung dengan total mencapai Rp17 juta kepada peserta yang beruntung, serta total beasiswa Rp1,7 Miliar, ditambah berbagai hadiah menarik lainnya persembahan dari para sponsor.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMB Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.kes., CIPA, menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan sebuah momentum penting bagi kampus untuk bersinergi dengan seluruh pihak demi membangun dunia pendidikan, khususnya di wilayah Tanah Luwu. Sejalan dengan tema dies natalis tahun ini, yaitu ‘Sinergi UMB Palopo: Bertumbuh, Berinovasi dan Berdampak Untuk Negeri’, ia menegaskan komitmen institusinya terhadap kualitas layanan pendidikan yang ditawarkan, sembari berharap agar UMB Palopo dapat terus maju dan berkembang di masa depan.
Suasana jalan sehat terasa semakin istimewa karena sejumlah pejabat penting turut hadir dan berbaur langsung dengan ribuan peserta. Di antaranya adalah Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Drs. Andi Lukman, M.Si., serta Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Palopo, Drs. Taufik Gurrahman, M.Si. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Dr. Irsan Anugrah, S.KM., M.M., Kepala Dinas Kominfo Kota Palopo, Hamshir Hamid, ST., serta AKBP Herman, S.Pd., M.H., bersama sejumlah unsur muspida, tokoh masyarakat, dan jajaran organisasi profesi.
Untuk pengumuman pemenang, hadiah utama pertama berupa paket umroh gratis berhasil diraih oleh salah seorang warga Palopo atas nama Isna Miranti Rusdin. Sementara itu, hadiah utama kedua berupa satu unit sepeda motor sukses dibawa pulang oleh Chaerul Ali.
Momen haru sempat mewarnai jalannya pengundian ketika nomor kupon milik Rijal, seorang mahasiswa Semester 2 Program Studi S1 Ilmu Komputer UMB Palopo, keluar sebagai pemenang undian umroh. Berhubung aturan panitia menetapkan bahwa hadiah utama pertama hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum dan bukan untuk sivitas akademika, Rektor secara spontan menggantinya dengan hadiah lain yang tidak kalah berharga. Rektor memutuskan untuk memberikan beasiswa penuh hingga wisuda sebagai pengganti hadiah umroh tersebut, sebuah keputusan spontan yang langsung disambut haru oleh Rijal serta tepuk tangan riuh dari seluruh peserta yang hadir.
Selain membagikan hadiah undian, UMB Palopo juga memanfaatkan momen bahagia ini untuk menyalurkan sejumlah bantuan sosial kemasyarakatan. Bantuan tunai yang diserahkan meliputi bantuan pembangunan Masjid Nurul Wustha Dea Permai di Kelurahan To’Bulung, Kecamatan Bara sebesar Rp15.000.000, bantuan pembangunan sumur bor masjid di Kabupaten Tana Toraja sebesar Rp15.000.000, serta bantuan operasional MTs Opu Daeng Risaju Palopo sebesar Rp12.000.000. Di samping itu, diserahkan pula bantuan sarana prasarana untuk 4 Posyandu Kelurahan Lagaligo, bantuan pembangunan fasilitas TPA Musdalifah di Desa Setiarejo, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, hingga bantuan pengadaan 1.000 kantong darah untuk PMI Kota Palopo.
Seluruh rangkaian kegiatan ini berlangsung dengan sangat semarak dan unik. Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran simbol tumpeng raksasa yang diarak bersama-sama oleh para peserta di sepanjang rute jalan sehat, panitia juga menyiapkan sarapan kepada seluruh peserta. Tumpeng raksasa ini dihadirkan sebagai representasi dari filosofi kesederhanaan sekaligus wujud rasa syukur yang mendalam dari Universitas Mega Buana Palopo atas pencapaian usianya yang kini telah menginjak 17 tahun. (*)






